Friday, November 29, 2013

UU Kode Etik Profesi Akuntan Publik dalam Menghadapi Era IFRS

International Financial Reporting Standards ( IFRS ) yang dirancang sebagai bahasa global umum untuk urusan bisnis sehingga rekening perusahaan dapat dimengerti dan dapat dibandingkan melintasi batas internasional . Mereka adalah konsekuensi dari meningkatnya kepemilikan saham internasional dan perdagangan dan sangat penting bagi perusahaan yang memiliki transaksi di beberapa negara . Mereka semakin menggantikan banyak standar akuntansi nasional yang berbeda . Aturan yang harus diikuti oleh akuntan untuk menjaga Pembukuan yang sebanding , dimengerti , dapat diandalkan dan relevan sesuai dengan pengguna internal atau eksternal .
IFRS dimulai sebagai upaya untuk menyelaraskan akuntansi di Uni Eropa tetapi nilai harmonisasi dengan cepat membuat konsep yang menarik di seluruh dunia . Mereka kadang-kadang masih disebut dengan nama aslinya Standar Akuntansi Internasional ( IAS ) . IAS diterbitkan antara tahun 1973 dan 2001 oleh Dewan Komite Standar Akuntansi Internasional ( IASC ) . Pada tanggal 1 April 2001, baru Dewan Standar Akuntansi Internasional mengambil alih dari IASC tanggung jawab untuk menetapkan Standar Akuntansi Internasional . Selama pertemuan pertama Dewan baru diadopsi IAS dan standar yang ada Standing Committee Interpretasi ( SICs ) . The IASB terus mengembangkan standar menyebut standar baru Standar Pelaporan Keuangan Internasional ( IFRS ) .
Dengan tidak adanya Standar atau Interpretasi yang secara khusus berlaku untuk transaksi , manajemen harus menggunakan penilaian dalam mengembangkan dan menerapkan suatu kebijakan akuntansi yang menghasilkan informasi yang relevan dan dapat diandalkan . Dalam membuat penilaian itu , IAS 8,11 mengharuskan manajemen untuk mempertimbangkan definisi , kriteria pengakuan , dan konsep pengukuran untuk aset , kewajiban , pendapatan , dan biaya dalam Kerangka. Untuk Lebih jelas silahkan klik link yang tertera mengenai dimulainya penerapan IFRS di Indonesia  http://nawi20208019.blogspot.com/2012/04/penerapan-ifrs-di-indonesia-2012.html dan http://akuntansibisnis.wordpress.com/2010/10/12/menuju-penerapan-ifrs-2011/
Dalam etika profesi, sebuah profesi memiliki komitmen moral yang tinggi, yang biasanya dituangkan dalam bentuk aturan yang khusus yang menjadi pegangan bagi setiap orang yang mengemban profesi yang bersangkutan.Aturan ini sebagai aturan main dalam menjalankan profesi tersebut yang biasa disebut sebagai kode etik yang harus dipenuhi dan ditaati oleh setiap profesi.
Apalagi Undang-Undang No.5 Tentang Akuntan Publik memang sudah nyata-nyata memberikan lampu hijau bagi akuntan asing untuk berkiprah di kancah nasional.Secara tidak langsung, kompetisi tersebut bisa membuat akuntan Indonesia kehilangan pangsa pasar karena perusahaan-perusahaan di Indonesia memilih untuk merekrut akuntan asing. Berikut link mengenai review UU nomor 5 tahun 2011 tentang kode etik akuntan public dalam menghadapi IFRS. http://khandraa.blogspot.com/2013/11/review-undang-undang-tentang-kode-etik.html
Oleh karena itu seorang akuntan profesional harus mematuhi prinsip-prinsip fundamental etika akuntan atau kode etik akuntan yang meliputi delapan butir pernyataan (IAI, 1998, dalam Ludigdo, 2007). Kedelapan butir pernyataan tersebut merupakan hal-hal yang seharusnya dimiliki oleh seorang akuntan, yaitu:
1. Tanggung jawab profesi 
Bahwa akuntan di dalam melaksanakan tanggungjawabnya sebagai profesional harus senantiasa menggunakan pertimbangan moral dan profesional dalam semua kegiatan yang dilakukannya. Sebagai profesional, anggota mempunyai peran penting dalam masyarakat.
 2. Kepentingan publik 
Kepentingan publik didefinisikan sebagai kepentingan masyarakat dan institusi yang dilayani anggota secara keseluruhan. Ketergantungan ini menyebabkan sikap dan tingkah laku akuntan dalam menyediakan jasanya mempengaruhi kesejahteraan ekonomi masyarakat dan negara.
3. Integritas 
Integritas merupakan kualitas yang melandasi kepercayaan publik dan merupakan patokan (benchmark) bagi anggota dalam menguji keputusan yang diambilnya. Integritas mengharuskan seorang anggota untuk, antara lain, bersikap jujur dan berterus terang tanpa harus mengorbankan rahasia penerima jasa.
 4. Obyektifitas 
Obyektivitas adalah suatu kualitas yang memberikan nilai atas jasa yang diberikan anggota. Prinsip obyektivitas mengharuskan anggota bersikap adil, tidak memihak, jujur secara intelektual, tidak berprasangka atau bias, serta bebas dari benturan kepentingan atau dibawah pengaruh pihak lain.
5. Kompetensi dan kehati-hatian profesional
Hal ini mengandung arti bahwa anggota mempunyai kewajiban untuk melaksanakan jasa profesional dengan sebaik-baiknya sesuai dengan kemampuannya, demi kepentingan pengguna jasa dan konsisten dengan tanggung jawab profesi kepada publik.Kompetensi diperoleh melalui pendidikan dan pengalaman.
6. Kerahasiaan 
Akuntan harus menghormati kerahasiaan informasi yang diperoleh selama melakukan jasa profesional dan tidak boleh memakai atau mengungkapkan informasi tersebut tanpa persetujuan, kecuali bila ada hak atau kewajiban profesional atau hukum untuk mengungkapkannya.
 7.Perilaku profesional
Akuntan sebagai seorang profesional dituntut untuk berperilaku konsisten selaras dengan reputasi profesi yang baik dan menjauhi tindakan yang dapat mendiskreditkan profesinya.
8. Standar teknis
Standar teknis dan standar professional yang harus ditaati anggota adalah standar yang dikeluarkan oleh Ikatan Akuntan Indonesia. Internasional Federation of Accountants, badan pengatur, dan pengaturan perundang-undangan yang relevan.
              IFRS merupakan standar akuntansi internasional yang diterbitkan oleh International Accounting Standard Board (IASB). Standar Akuntansi Internasional (International Accounting Standards/IAS) disusun oleh empat organisasi utama dunia yaitu Badan Standar Akuntansi Internasional (IASB), Komisi Masyarakat Eropa (EC), Organisasi Internasional Pasar Modal (IOSOC), dan Federasi Akuntansi Internasioanal (IFAC).

Tuesday, April 2, 2013

tugas bahasa inggris bisnis (task 4)


Government should spend more money improving public transportation (buses, trains, subway) as soon as government spend more money improving roads and highway. Why? Because another both related to and can not be separated therefore improving all of that have to balanced.
Will be meaningless if government only improving roads and highway without have improving public transportation because that roads and highway which already improved would be use by users of individual transportation / vehicle which more and more increase every day. And meaningless too if government only improving public transportation without have improving roads and highway because that public transportation will heap and make traffic jam on roads and highway until make the users of roads, highway, and public transportation too feel not comfort and be late to arrive on place of destination.
The condition will be so difference if improve of roads and highway balanced with improve of public transportation. That public transportation will operated fastly without experienced traffic jam often because that roads and highway which already improved with extensive method or other method until the users of public transportation can arrive on place of destination with comfortably and fastly.

tugas bahasa inggris bisnis (task 3)


If there is a foreign visitor has only one day to spend in my country, on that day this visitor should go to National Monument, which usually called Monas, and Old Town.
Why? Because with come to that places foreign visitor no need to spend more time and money. At the museum which be in Monas and Old Town area foreign visitor can know about history of Indonesia independence day and more know about history of Jakarta as capital city along with everything which inheritance of old time of Jakarta which have a lot of historical point.
When foreign visitor be at Monas, he can go to top of Monas by elevator to see Jakarta city from high place. When foreign visitor be at Old Town, he can know about how history of Jakarta when the Dutch dominated government of city which called Batavia when its old time.

Wednesday, March 20, 2013

Tugas Bahasa Inggris Bisnis 2 (No.2)


Nama               : Riyani Puspa Pembayun
Kelas               : 3EB03
NPM               : 26210085
MatKul            : Bahasa Inggris Bisnis 2

For me, with technology advance which more and more speedy like now, existence of computer is indeed needs because computer in one of factor which push that technology advance.

I agree if there are some people say that computer have made life easier and convenient because I realized that existence of computer is indeed make some people, included me, become more easier and faster in finish a task. Computer have a lot of use which can use by many people. Be sides make me be more easier and faster in finish may task, computer have other uses too, such as can help me to increase university lecture substance that will investigation together with university-level instructor in class, socialization with family or friends who hard to me to meet them because of distance between us and each activity, until all of them be felt so close. Existence of computer be aware by some people as facility which can help to operate a business. Because of that, now, there are many people make online shop to sale anything which become a part of their business. That inline shops usually sell clothes, shoes, accessories, and foods or cakes which can be order via online shop. However, there are some people who sale motorcycles, rides, and houses too via online shop as their business.

Although, computer have a lot of use, but in the other side, I agree if there are some people say that computer have made life more complex and stressful. Because if operate it by the wrong way computer can become as facility which can use by some people to make crime and damage for other people which usually called cyber crime. Be sides crime which can damage other people, there are also some people who use computer to make sites which its contents is porn photos and videos which can operated easily by anyone, the matter like that will make parents worried about their childrens who always use computer in their daily life.

With luck and damage which computer had, we as user have to be smart in use computer in order to avoid the damage which appear by computer.

Tuesday, March 12, 2013

Pernyataan Pertama Bahasa Inggris Bisnis Saran dan Contoh

-->
Nama    : Riyani Puspa Pembayun
Kelas     : 3EB03
NPM      : 26210085
Matkul  : Bahasa Inggris Bisnis 2#



1.       Do you agree or disagree with the following statement? Grades (marks) encourage student to learn. Use the spesific reason and example to support your opinion.

I agree with the statement that the value of encouraging students to learn. Because students assume that the value of a given teacher appreciation the efforts of the students in completing the task assigned by the instructor. So, in the absence of values, students can not be motivated to learn.

For example, if students are given the task from their teacher and the task just checked and corrected without any assignment, student will surely be disappointed and feel lazy to do the next tasks.

Conversely, if students scores on the tasks they had finished, the students will definitely know how well they completed the tasks given tacher, and the value that students receive can also motivate students to continue learning, especially if the value obtained is satisfactory. However, if the value obtained is less than satisfactory, the value is still able to encourage students to learn in order to improve the value.

Tuesday, January 8, 2013

Makalah Bahasa Indonesia (Tugas 3)

Betapa pentingnya aspek keterampilan berbahasa dalam kehidupan bermasyarakat, selain sebagai sarana pendukung komunikasi, aspek-aspek keterampilan berbahasa juga dapat dikatakan sebagai tombak keberhasilan kita dalam dalam pendidikan berbahasa. Keempat aspek keterampilan berbahasa, yakni membaca, menulis, mendengarkan, dan berbicara dapat disimpulkan sebagai suatu kesatuan yang saling memiliki hubungan erat dalam penginterpretasiannya. Hal tersebut tentunya tak luput dari faktor-faktor yang juga turut mempengaruhi keterampilan berbahasa.
Permasalahan masyarakat dalam keterampilannya berbahasa sebenarnya sangat mudah diatasi selama individu itu sendiri mempunyai keinginan untuk terus belajar. Karena keberhasilan dalam pengaplikasian aspek keterampilan berbahasa beberapa diantaranya adalah dengan terus berlatih secara rajin dan tekun.
Jadi, dengan adanya penulisan tentang aspek-aspek keterampilan berbahasa ini diharapakan pembaca mau belajar dan menambah wawasannya mengenai keterampilan dalam berbahasa.